Beranda Kuliner Ternyata Konsumsi “Uta Karamba” Sangat Bermanfaat Bagi Kesehatan

Ternyata Konsumsi “Uta Karamba” Sangat Bermanfaat Bagi Kesehatan

Uta Karamba (Ikan Teri)

Bima Bagus.- Teluk Waworada menyimpan kekayan hasil laut, salah satunya adalah ikan. Selama di desa karumbu, saya acapkali diajak melaut. Naik monto (perahu motor) di pantai kampung bugis dan rimba menuju lokasi baga yang nampak dari pantai kelap-kelip lampu-lampunya ditengah teluk.

Baga merupakan salah satu jenis perahu/kapal tangkap yang lazimnya digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan di teluk itu. Cukup sering saya menyaksikan proses penangkapan ikan-ikan kecil yang akan dikeringkan di tengah laut, di atas jaring-jaring baga. Ikan-ikan kecil yang sudah kering itu disebut ikan teri. Dalam bahasa bima dikenal dengan sebutan uta karamba atau uta karamba mene.

Proses pengeringannya cukup alami, yakni cukup dengan mengandalkan sinar matahari dan angin laut. Karenanya, jika matahari panas terik dan didukung oleh angin laut, penjemuran dilakukan selama sehari sudah cukup. Sementara ketika cuaca musim hujan butuh waktu lebih dari sehari untuk mengeringkannya.

Uta karamba mene yang dijemur di atas jaring baga teksturnya sangat bagus, menarik, bersih dan tak asin. Sebab Ikan yang tertangkap jaring, diangkut pakai ember dan langsung dijemur dalam keadaan hidup dan masih bersih.

Mebayangkan makan nasi hangat dengan ikan teri goreng sudah menjadi sesuatu yang nikmat bagi banyak orang. Dan Orang bima biasanya makan nasi hangat dan ikan teri, baik yang digoreng, disangrai, atau dibakar dan dilengkapi pula dengan sambal dan sayur bening.

Menu Uta Karamba mene (ikan teri), uta mbeca maci (sayur bening) seperti uta mbeca ro’o parongge, kemudian doco mangge atau doco fo’o (sambal asam atau mangga) adalah paket lengkap yang memberi kenikmatan dan sensasi menakjubkan bagi lidah orang bima.

Apa saja manfaat Uta Karamba untuk kesehatan tubuh. Mari kita simak sama-sama Manfaat ikan teri yang dihimpun dari berbagai sumber dan penting untuk kita ketahui :

1. Memenuhi Asam Lemak Omega-3

Ikan teri mengandung asam lemak omega-3 tinggi yang berperan penting untuk menjaga kesehatan jantung hingga fungsi otak.

Bahkan, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association pada tahun 2006 diketahui bahwa mengonsumsi dua porsi minyak ikan setiap minggu mampu mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 36 persen.

American Heart Association merekomendasikan makan dua porsi ikan berlemak setiap minggu untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 Anda.

2. Mendukung Kesehatan Tulang

Ikan teri adalah satu sumber makanan yang mengandung kalsium tinggi. Dilansir dari laman Detik Health, Fiastuti Witjaksono, seorang dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa ikan teri mengandung sekitar 500 mg hingga 972 mg kalsium.

Kandungan kalsium yang tinggi ini sangat baik untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Tidak hanya kalsium, ikan teri juga memiliki kandungan vitamin K, magnesium, serta fosfor yang sama baiknya untuk menjaga kesehatan tulang. Makan teri selama menyusuibahkan dapat mencegah wanita terkena osteoporosis dini.

3. Sumber Protein yang Baik

Protein merupakan salah satu nutrisi terpenting yang dapat membantu membangun otot dan jaringan tubuh. Selain itu, protein juga berfungsi untuk menghasilkan enzim dan hormon penting dalam tubuh.

Per 100 gram ikan teri mengandung 16 gram protein. Menggabungkan ikan teri dengan dengan makanan yang kaya protein lainnya akan membantu Anda memenuhi kebutuhan protein harian Anda.

Selain tinggi protein, ikan teri pun diketahui rendah kalori. Hal inilah yang bisa jadi pilihan sempurna jika Anda berencana ingin menurunkan berat badan.

4. Rendah Merkuri

Merkuri adalah sejenis logam berat hasil buangan dari limbah pabrik dan rumah tangga. Di dalam air, merkuri berubah menjadi zat yang disebut dengan metilmerkuri yang berikatan dengan protein dalam otot ikan.

Jika Anda mengonsumsi ikan atau makanan laut lainnya yang mengandung merkuri, maka kandungan merkuri dalam daging ikan akan masuk ke dalam tubuh Anda. Penumpukan merkuri dalam tubuh dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti keracunan merkuri hingga bahkan kerusakan saraf, terutama pada bayi dan anak-anak.

Kabar baiknya, kandungan merkuri dalam ikan teri termasuk yang paling rendah di antara produk ikan-ikanan dan seafood lainnya. Itu sebabnya teri bisa dijadikan pilihan makanan yang aman dan bergizi untuk dikonsumsi. (*) Penulis: Muhamad Yunus